Assalamu’alaikum!
Kembali lagi bersama saya! Huweee.... pada kangen aku enggak niih?? //plak//
Jadi, hari
ini aku mau berbagi pengalaman aku kepada kalian selama aku mudik ke Bandung! Untuk
cerita fiksinya, ditunggu yaa...
Jadi, aku langsung
mulai saja ya! Selamat membaca!
Jadi, aku
berangkat ke Bandung pada hari Kamis, tanggal 14 Juni 2018. Aku berangkat
bersama mama, papa, Teteh Hani (kakak kedua aku), dan Kakak Aliyya (kakak
ketiga aku). Kami berangkat setelah sholat Dzuhur (enggak habis Dzuhur banget
sih... pokoknya siang deh!). Kami sengaja berangkat sebelum lebaran karena,
kami sudah tahu bahwa berangkat pada saat lebaran pasti MACET! Huufh...
Setelah
semua barang sudah kami masukkan ke dalam mobil, kami langsung berangkat menuju
Bandung! Yaay! Alhamdulillah banget, perjalanannya lancar. Tidak ada macet! Jadi,
waktu perjalanan kami hanya 2 jam lho! Padahal biasanya, kalau aku kami ke
Bandung, waktu perjalanannya sekitar 3-4 jam! LUAR BIASA!!
Setibanya
di Bandung, kami menuju rumah yang akan kita tempati selama di Bandung. Rumah
itu dinamakan “RUMAH BAGUS”. Eits, jangan salah, rumahnya benar-benar BAGUS lho! Rapi
banget! Pokoknya suka banget deh! Rumah tersebut milik teman papa yang memang
untuk disewa.
Setelah menaruh
barang-barang di dalam rumah, kami menuju tempat rumah kami yang ada di Bandung dan KATANYA mau dibangun. Eh, begitu tiba di tempatnya KOSONG MELOMPONG! Enggak
ada bangunan sama sekali lho! Hadeuh... bagaimana sih? Tapi, enggak apa-apa,
wong katanya MAU DIBANGUN bukan LAGI DIBANGUN. //nyehehe//
Setelah itu,
kami pun mencari tempat makan untuk berbuka puasa. Akhirnya, diputuskanlah kami
akan makan di Mak Uneh. Mak Uneh adalah tempat makan sunda. Wiii kayaknya enak tuh!
Sebelum waktu
berbuka, kami (kecuali papa) pergi ke luar untuk membeli tahu yang
ujung-ujungnya juga JAJAN! Alhasil, uang yang harus dikeluarkan pun menjadi lebih
banyak. Hehe... (terima kasih banyak mama sudah mau bayarin. Hihi..)
Tibalah
waktu berbuka. Aku memesan ayam goreng dan udang apa gituu... aku lupa! Pokoknya
agak pedas udangnya. But I like it! Kau tahu, aku tidak suka pedas lho! Jadi beri
tepuk tangan! //autogakkenal//
Setelah berbuka
puasa, kami pun menuju rumah mertua Mba Tia (kakak pertama aku yang sudah
MENIKAH). Disana, aku bertemu Mbak Tia, Kak Rama (suami Mba Tia), Abang Arfa
(anak Mba Tia), ayah dan ibunya Kak Rama, juga adiknya Kak Rama. Selama disana,
kami lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain bersama abang. Soalnya dia
lucu banget sih! //yaiyalah masih kecil juga//
Setelah bermain
puas di rumah mertua Mba Tia, kami pun kembali ke rumah. Setibanya di rumah,
aku melakukan beberapa kegiatan dan aku pun tidur kembali. Zzz...
Esoknya,
pada hari Jumat tanggal 15 Juni 2018, adalah momen yang disambut suka cita oleh
seluruh umat muslim di Indonesia maupun di negara lain. Yaitu IDUL FITRI! Jadi,
aku mengucapkan: “Minal Aidin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin ya! Aku minta
maaf banget lhoooo!
Paginya,
aku dibangunkan oleh Kakak Aliyya dan papa. Awalnya aku agak bete karena
dibangunkannya tidak sesuai ekspektasiku tapi, yaudahlah ya... aku langsung sholat
Shubuh deh!
Setelah itu,
aku pun mandi. BYUR! BYUR! Begitulah bunyinya... setelah mandi aku pun sara.... eh? Aku lupa! Jadi
ceritanya, aku ini malas-malasan jadi, sebelum mandi aku lupa sarapan. Alhasil,
aku pun tidak sempat untuk sarapan karena waktu sudah mepet untuk sholat eid. Jadi,
aku makan kastangel saja deh! Yang penting makan, kan KALAU TIDAK SALAH makan
sebelum sholat eid itu sunnah deh. Kata mama untuk menekankan bahwa kita sedang
tidak berpuasa. Kan hukumnya HARAM BERPUASA DI HARI RAYA IDUL FITRI.
Bersambung saja
ya... tunggu part 2 nya ya.
//kok
berhentinya di saat begini siiiih arghh!!//
//biar bikin yang bacanya greget aja gitu nyehehehe//
//ge-er banget sih del//
Tidak ada komentar:
Posting Komentar